Hadi Siswoyo, Penggagas Ekonomi Kolektif dari Air Hitam

Woyo-(Youtube)Program acara Selasar Budi, DAAI TV (minggu ke 2 Januari 2014, tayang tanggal 5, 7 dan 9 Januari 2014) dengan episod “Sepenggal Asa di Air Hitam”. Mengisahkan gagasan anak desa terpencil yang hanya mengecap pendidikan hingga kelah 3 SD, membuktikan diri untuk mengagas kebersamaan dalam mengelola ekonomi kolektif melalui wadah simpan pinjam koperasi credit union (CU). Dendamnya terhadap pendidikan minim yang dikecapnya juga membangkitkan semangatnya untuk mengupayakan penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak generasi berikutnya di Air Hitam dengan mendirikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Program Kesetaraan Paket A, B dan C. Masih banyak lagi gagasan anak desa ini untuk meningkatkan kemampuan masyarakat lokal.

Kepala Desa Air Hitam Hentikan Kontrak Perawatan Jalan

photo.php

Rapat Pemerintahan Desa (25/09/2014) yang dihadiri perangkat desa di Balai desa Air Hitam.   

Dilema perawatan jalan desa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, berakhir sudah. Dalam rapat pemerintahan desa yang dihadiri unsur aparat desa, BPD  dan LPMD (25/09/2014) bertempat di Balai Desa Air Hitam ini. Kepala Desa, Suwarno (36) mengeluarkan sikap tegas, dengan memutuskan kontrak kerjasama CV Dinda, milik IS, senbagai penerima kontrak perbaikan dan perawatan jalan Desa Air Hitam.

Baca lebih lanjut

Jalan Hancur, Masyarakat Tuntut Kades Mundur

1047872_798877920177926_2671500169212911634_o10687459_798878030177915_5353528235604839466_o

Kondisi jalan Desa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, keadaan sangat memprihatinkan. Sepanjang jalan rusak berat, terlihat berlubang dengan kedalaman 50 cm sampai 80 cm. Keadaan ini menyebabkan terpuruknya perekonomian masyarakat karena harga jual hasil petani anjlok, akibat biaya transportasi yang tinggi. Aktifitas keseharian masyarakat juga sangat terganggu dengan kondisi jalan seperti ini.

Baca lebih lanjut

Kementerian Agraria dan Kedaulatan Pangan Wajib Diisi Sosok yang Tepat!

Niat Presiden Jokowi untuk membentuk Kementerian Agraria, dan Kementerian Kedaulatan Pangan patut diapresiasi. Dua kementerian ini menjadi penanda baru struktur kementerian dan kelembagaan yang hendak digulirkan oleh Presiden terpilih. Dua kementerian ini memiliki keterhubungan yang sangat tinggi sehingga wajib dipadupadankan dalam mewujudkan program pemerintah kedepan yang dijanjikan dalam visi misi yang didaftarkan kepada KPU yaitu menjalankan reforma agraria melalui program redistribusi tanah dan mewujudkan kedaulatan pangan.

Baca lebih lanjut

Peluang Membangun Desa

Wawancara Eksklusif BersamaYando Zakaria.

Undang-undang Desa disahkan pada tanggal 18 Desember 2013. Ini akan menjadi sejarah baru bagi desa. Undang-undang ini bertujuan menjadikan desa sebagai fondasi Negara dalam mencapai cita-cita kemerdekaan. Dengan memberikan otonomi pada desa untuk mengatur urusan politik, sosial budaya dan ekonomi, diharapkan desa bisa terlepas dari belenggu kemiskinan, keterbelakangan dan sumber eksploitasi. Buletin KPA edisi 9 mengangkat pandangan dari salah satu tim perumus UU Desa, yaitu Yando Zakaria. Berikut adalah wawancara eksklusif yang dilakukan KPA bersama Yando Zakaria:

Baca lebih lanjut

Menghapus Subsidi Lewat Kotoran Sapi

Seandainya para peternak sapi perah di Kampung Cadasngampar, Desa Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tidak mau repot mengolah kotoran sapi, tinggal buang saja ke sungai yang ada di belakang kandang. Sungai Cipabelah selebar 5-6 meter yang berhulu di Gunung Tangkubanparahu itu airnya cukup stabil dan mampu menggelontorkan sekitar 6 ton kotoran sapi setiap hari.

Akan tetapi, hal itu tidak mereka lakukan. Mereka sadar bahwa membuang limbah ke sungai bakal menyengsarakan ribuan warga di sepanjang aliran sungai. Selain itu, para peternak yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Peternak (Gapoknak) Sugih Mukti Mandiri itu juga melihat, kotoran sapi adalah ”emas berbau” alias barang berharga.

Baca lebih lanjut

Pengontrak Jalan & Pemerintah Desa Air Hitam Kurang Bertangungjawab

Jalan yang di kontrakan di Desa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong menuju ke kota kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tidak penuhi harapan masyarakat karena di sepanjang badan jalan kini berlubang cukup dalam. Lubang bertambah parah saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi kubangan. Lain lagi ceritanya bila musim panas atau kemarau, debu berterbangan sehingga mengganggu penduduk sekitar dan pengangkutan hasil pertanian masyarakat.

Baca lebih lanjut

Geliat Ekonomi Masyarakat Air Hitam Berkat CU Amarta

Logo CU AmartaDesa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut merupakan desa yang sangat tertinggal sejak tahun 1970an. Kurang mendapat perhatian dari pemerintah dan karena tanahnya yang berkontur gambut membuat desa ini sangat sulit untuk berhubungan dengan pihak luar, karena jalan yang tidak pernah baik. Untuk menembus ke luar dari desa ke pusat kota kabupaten, waktu itu, bisa memakan waktu 2 hari 2 malam. Begitu juga akses informasi yang sangat minim. Padahal, saat itu, daerah ini merupakan penghasil padi berkualitas dan terbaik di Sumatera Utara.

Baca lebih lanjut